Purwokerto — UPT Bahasa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Bank Soal EPTUS (TOEFL Like) dan IQLA (TOAFL Like) pada Selasa–Rabu, 18–19 November 2025. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat FTIK lantai 3 dan diikuti oleh para dosen bahasa internal UIN Saizu serta beberapa dosen luar biasa (LB) yang terlibat dalam pengembangan asesmen bahasa.

FGD ini menghadirkan dua narasumber utama. Pada sesi IQLA (TOAFL Like), hadir Imam Labib Hibaurrohman, Lc., M.S.I., yang memberikan paparan mendalam mengenai standar penyusunan soal bahasa Arab, karakteristik butir soal yang baik, serta penyelarasan dengan kebutuhan asesmen kompetensi mahasiswa. Sementara itu, sesi EPTUS (TOEFL Like) dipandu oleh Dr. Naely Rosyidah, M.Hum., yang membahas penguatan validitas dan reliabilitas soal, pengembangan ragam teks, serta penyusunan item bank berbasis indikator kemampuan bahasa Inggris akademik.

Dalam sambutannya, Kepala UPT Bahasa, Muflihah, S.S., M.Pd., menegaskan pentingnya pembaruan dan standardisasi bank soal sebagai upaya peningkatan mutu layanan tes bahasa di UIN Saizu. “EPTUS dan IQLA adalah instrumen penting dalam pemetaan kemampuan bahasa mahasiswa. Karena itu, kualitas soal harus dijaga melalui proses evaluasi dan pengembangan yang berkesinambungan,” ujarnya.

Kegiatan FGD berlangsung interaktif dengan diskusi kelompok, analisis contoh butir soal, dan penyusunan rancangan awal soal baru untuk kedua instrumen tes. Hasil FGD ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi UPT Bahasa dalam mengembangkan bank soal yang lebih terukur, akurat, dan sesuai standar internasional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UPT Bahasa UIN Saizu semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemampuan literasi bahasa mahasiswa serta menjaga mutu evaluasi kompetensi bahasa secara profesional dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *